ITB Anugerahkan Ganesa Wirya Jasa Adiutama kepada Direktur PLN Suroso Isnandar
Trans7News, Bandung – Institut Teknologi Bandung (ITB) menganugerahkan penghargaan Ganesa Wirya Jasa Adiutama, penghargaan tertinggi yang diberikan institusi tersebut, kepada Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PT PLN (Persero), Suroso Isnandar. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya dalam pengembangan pendidikan tinggi, riset, inovasi di bidang ketenagalistrikan, serta penguatan ekosistem transisi energi nasional.
Penghargaan diserahkan dalam Sidang Terbuka Peringatan 106 Tahun Pendidikan Tinggi Teknik di Indonesia yang diselenggarakan di kampus Institut Teknologi Bandung pada Jumat (3/7).
Ganesa Wirya Jasa Adiutama merupakan penghargaan tertinggi ITB yang diberikan kepada individu maupun institusi yang dinilai memiliki jasa besar dalam mendukung pengembangan pendidikan tinggi, ilmu pengetahuan, teknologi, serta pengabdian kepada masyarakat.
Kolaborasi dan Kepercayaan Jadi Kunci Kemajuan
Rektor ITB, Tatacipta Dirgantara, mengatakan penghargaan tersebut tidak hanya menjadi bentuk apresiasi atas pencapaian individu, tetapi juga simbol pentingnya kolaborasi antara dunia akademik dan industri dalam menghadapi tantangan masa depan.
“Universitas yang besar adalah universitas yang mampu mempertemukan orang-orang terbaik untuk menemukan jawaban bersama. Dan sesungguhnya, modal terbesar dalam jejaring bukanlah dana, bukan pula gedung, melainkan kepercayaan,” ujar Tatacipta dalam sambutannya.
Menurutnya, kepercayaan menjadi fondasi utama dalam membangun jejaring kolaborasi yang mampu melahirkan inovasi di berbagai bidang strategis, mulai dari energi bersih, layanan kesehatan, kecerdasan buatan (artificial intelligence), hingga pembangunan berkelanjutan.
Penghargaan Menjadi Amanah
Menerima penghargaan tersebut, Suroso Isnandar menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada ITB. Ia menilai penghargaan tersebut merupakan kehormatan sekaligus amanah untuk terus berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan transformasi sektor energi nasional.
“Penghargaan ini merupakan kehormatan sekaligus amanah untuk terus berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi, dan transformasi sektor ketenagalistrikan nasional. Saya meyakini kolaborasi lintas disiplin menjadi kunci dalam menghadirkan sistem energi yang semakin andal, berkelanjutan, dan berdaya saing,” ujar Suroso.
Lebih dari Tiga Dekade Mengabdi di PLN
Suroso memiliki rekam jejak panjang di PT PLN (Persero) dengan pengalaman lebih dari 30 tahun di sektor ketenagalistrikan nasional. Selama kariernya, ia telah menduduki sejumlah posisi strategis, antara lain Vice President Perencanaan Sistem, General Manager Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa Madura dan Bali (UIP2B Jamali), Kepala Satuan Digital dan Teknologi Informasi, Direktur Manajemen Risiko, hingga kini menjabat sebagai Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan.
Selain berkiprah di dunia industri, Suroso juga merupakan lulusan doktor Teknik Elektro ITB yang aktif mengembangkan inovasi di bidang smart grid, manajemen risiko, serta transformasi sistem ketenagalistrikan menuju energi yang lebih bersih dan berkelanjutan.
Berkiprah di Tingkat Internasional
Di bidang profesional, Suroso mengantongi berbagai sertifikasi internasional, di antaranya Qualified Risk Governance Professional (QRGP), Insinyur Profesional Utama (IPU), serta ASEAN Engineer.
Ia juga aktif menghasilkan berbagai publikasi ilmiah bereputasi internasional yang membahas transisi energi, optimasi manajemen risiko, hingga integrasi energi baru dan terbarukan dalam sistem kelistrikan. Selain itu, Suroso menjadi salah satu penulis buku Risk Management: For Early Detection of Bankruptcy and Improving Firm Performance in Energy Companies serta Transisi Energi Hijau & Swasembada Energi Indonesia.
Sinergi Akademik dan Industri
Penghargaan Ganesa Wirya Jasa Adiutama yang diterima Suroso mencerminkan pengakuan atas kontribusinya dalam menjembatani dunia akademik dengan industri. Kiprahnya dinilai berhasil mendorong lahirnya berbagai inovasi, memperkuat tata kelola perusahaan, sekaligus mempercepat agenda transisi energi nasional.
Penghargaan tersebut sekaligus menegaskan pentingnya sinergi antara kompetensi akademik dan pengalaman profesional dalam menghadirkan solusi inovatif bagi pembangunan sektor ketenagalistrikan Indonesia, terutama dalam menghadapi tantangan menuju sistem energi yang lebih andal, rendah emisi, dan berkelanjutan.
Team-
