Rumah Terlihat Besar, Perampok Nekat Bobol Rumah Pensiunan JICT hingga Tewaskan Korban
Trans7News, Jakarta – Kepolisian mengungkap motif di balik aksi perampokan yang berujung pembunuhan terhadap Ermanto Usman (65), seorang pensiunan karyawan Jakarta International Container Terminal (JICT). Pelaku berinisial S (28) disebut memilih rumah korban karena mengira terdapat banyak barang berharga di dalamnya.
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin mengatakan pelaku tidak memiliki target khusus sebelum melakukan aksi kejahatannya.
Baca juga:
PDIP Tanggapi Kritik Cak Imin soal Transportasi Jakarta, Sebut Kepemimpinan Pramono Masih di Jalur Tepat
“Pelaku tidak memiliki target spesifik. Saat itu pelaku melihat bahwa rumah tersebut adalah rumah yang paling besar, sehingga pelaku mengira di sana bisa memperoleh cukup banyak benda atau barang yang dicari oleh pelaku,” kata Iman kepada wartawan, Rabu (11/3/2026).
Masuk Rumah dengan Linggis dan Gunting
Peristiwa perampokan tersebut terjadi pada Senin (2/3) dini hari. Pelaku beraksi seorang diri dengan membawa gunting dan linggis sebagai alat untuk membobol rumah korban.
Menurut keterangan polisi, pelaku mencongkel jendela rumah menggunakan linggis sebelum akhirnya masuk ke dalam rumah korban.
Namun aksi pencurian itu berubah menjadi tindak kekerasan setelah pelaku kepergok oleh penghuni rumah.
Korban Dipukul Saat Kepergok
Kepada penyidik, pelaku mengaku panik setelah bertemu dengan istri korban yang menyalakan lampu saat berada di dalam rumah.
Baca juga:
KIP Kabulkan Sebagian Gugatan Bon Jowi soal Dokumen Studi Jokowi, UGM Diminta Buka Sejumlah Data
“Saat korban perempuan menyalakan listrik dan saat itu juga bertemu dengan tersangka, tersangka spontan memukulkan linggis yang sebelumnya digunakan untuk mencongkel jendela tersebut,” ujar Iman.
Saat menyerang korban perempuan, pelaku melihat Ermanto Usman yang berada di kamar dalam kondisi baru terbangun dan duduk di atas tempat tidur.
“Saat memukul korban perempuan, karena pintu kamar terbuka, tersangka melihat korban laki-laki dalam keadaan duduk,” lanjutnya.
Dalam kondisi panik, pelaku kemudian menyerang Ermanto.
“Karena panik, selanjutnya serta-merta tersangka menyerang korban laki-laki yang baru terbangun dan sedang duduk di atas tempat tidur,” kata Iman.
Akibat serangan tersebut, Ermanto ditemukan tewas bersimbah darah di dalam rumahnya. Sementara istrinya mengalami luka berat dan hingga kini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Pelaku Ditangkap di Cilincing
Setelah melakukan penyelidikan, tim Jatanras Polda Metro Jaya akhirnya berhasil menangkap pelaku pada Senin (9/3) pukul 18.54 WIB di kawasan Cilincing, Jakarta Utara.
Saat ini pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga masih mendalami kasus tersebut, termasuk kemungkinan adanya barang milik korban yang sempat dibawa pelaku.
Baca juga:
Trump Ancam Iran Jika Terus Blokir Selat Hormuz: AS Siap Hantam “20 Kali Lebih Keras”
